Tampilkan postingan dengan label A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A. Tampilkan semua postingan

AngkEng : saya (digunakan untuk menunjuk diri sendiri dengan rasa bangga)

Amprok : bertemu

Adem : sejuk

aEr : air
TanE : Tanah
TanE aEr : negara

aEr : air
TanE : Tanah
TanE aEr : negara

Anu, Anuan, Anoan : itu, Gituan

Aur

Aur : tebar, sebar

Antep : Mantap, berat, bagus
Antepin : biarkan

Apek : Bau tak sedap disebabkan karena pengapnya ruangan atau sudah terlalu lama dibiarkan.

Angguran : lebih baik
di-anggur-in : didiamkan saja

alukan : mendingan, lebih baik.

contoh kalimat :
alukan mah lu ngaji dari pada nyanyi

Abong-abong : Mentang-mentang

Gua, GuE, anE, ayE : saya

Kamus Betawi

Bahasa Betawi masih terus berkembang, ini terjadi karena Bahasa Betawi terbentuk dari kontinuitas proses akulturasi bahasa-bahasa lokal (bahasa melayu suku-suku di bumi pertiwi) dan Luar (seperti cina, arab, belanda, DLL). Hal ini justru menarik karena Bahasa betawi menjadi mudah diserap dan familiar, terbukti dengan disukai dan digunakannya bahasa betawi secara meluas oleh bukan hanya anak betawi asli tetapi juga oleh warga suku-suku lain di nusantara, terutama yang menetap di Jakarta dan sekitarnya. Tetapi sayangnya sekarang ini semakin sulit menemukan Bahasa Betawi Asli Kuno plus dengan aneka-dialek yang benar dan semestinya. Untuk itulah Blog "Kamus Betawi ini" berusaha mengumpulkan seluruh kosa-kata betawi dari aneka-dialek yang ada, "sekemampuan" penulis. Harapan penulis mudah-mudahan "kamus Betawi" ini menambah kekayaan khazanah budaya indonesia. Semoga bermanfaat.


Kalo demen amE blog eni, kasi tau temen-temen.
Kalo adE nyang salE, kritik dan saran-nyE ditunggu.

huruf 'e' dibaca seperti membaca 'Kepala'
huruf 'E' dibaca seperti membaca 'EmbEr'

Gabung Nyok